Anything

Artikel Ilmiah Tugas Kelompok Sejarah Asia Timur : KOREA UTARA (copyright by group 5 : Risda, Fiddin, Ikka, and Caesar)

  1. PENDAHULUAN

Korea adalah korban perang dingin ( terpecahnya korea utara dan selatan ). Pada tanggal 8 Agustus 1945, Uni Soviet memnyerang Jepang lewat semenanjung Korea (Leo Agung, 2012 : 131). Pada tanggal 15 Agustus 1945 Jepang menyerah tanpa syarat kepada negara sekutu setelah beberapa bom atom di jatuhkan di Hirosima dan Nagasaki. Akibatnya Korea merdeka, memperoleh kembali kemerdekaannya setelah 35 tahun di jajah. (Agung Widodo, 2001 : 31).

Konflik ideologi pecah menyebabkan rakyat terbagi menurut siapa yang harus memimpin. Pasukan tentara Soviet dengan segera menduduki wilayah semenanjung bagian utara, sementara pasukan tentara Amerika Serikat menduduki wilayah semenanjung bagian selatan, yang didasarkan perjanjian Konferensi Postdam pada bulan Juli 1945. (Agung Widodo, 2001 : 31). Akhirnya Korea pecah menjadi dua bagian Korea Utara dengan ibu kota Pyongyang dan Korea Selatan dengan ibu kota Seoul.

Pada tanggal 25 Juli 1950, Korea Utara melakukan penyerbuan ke Korea Selatan. Setelah sukses pertamanya, pasukan tentara Korea Utara dipukul mundur oleh pasukan tentara sekutu, dan didesak ke sungai Amnokyang. Republik Rakyat Cina kemudian ikut campur tangan dan kedua pihak langsung dipertemukan dan perjanjian gencatan senjata di tandatangani pada tanggal 27 Juni 1953, maka berakhirlah pertikaian. (Agung Widodo, 2001 : 31).

 

  1. LETAK DAN KEADAAN GEOGRAFIS KOREA UTARA

Korea Utara terletak di bagian timur Asia tepatnya di wilayah semenanjung Korea. Wilayah Korea Utara mempunyai perbatasan dengan sungai Amnok. Luas wilayah Korea Utara adalah 120.540  yang terdiri dari 120.410  wilayah daratan dan 130 wilayah perairan. Panjang perbatasan keseluruhan adalah 1673 km. Korea Utara mempunyai rata-rata garis pantai yang tidak rata ( berteluk-teluk ) sepanjang 2495 km. Di sebelah timur, Korea Utara berbatasan dengan Jepang melalui Laut Jepang. Selain itu juga berbatasan langsung dengan Daerah Manchuria. (Leo Agung , 2012 : 5).

80 persenn daratan Korea Utara adalah dataran tinggi dan pegunungan. Gunung Baekdu merupakan gunung api tertinggi. (id.wikipedia.org). Rangkaian pegunungan hamgyong tersusun sampai ke bagian timur semenanjung dan mempunyai puncak tertinggi yaitu Gunung Gwanmo. Selain itu, disebelah barat dan timur juga terdapat dataran rendah yang ada di Korea Utara.

Pegunungan yang ada di Korea Utara merupakan sumber mata air yang sangat bermanfaat bagi masyarakatnya. Hulu sungai yang ada di pegunungan mengalir ke wilayah barat dan timur. Di sebelah barat terdapat sungai-sungai yang bermuara di Teluk Korea dan Laut Kuning. Sungai terpanjang adalah Sungai Amnok, dan Sungai terpanjang ke dua adalah Sungai Duman.

 

  1. KEHIDUPAN SOSIAL, EKONOMI, POLITIK KOREA UTARA

Korea Utara yang masih cenderung ‘tertutup’ ternyata memiliki aspek sosekpol yang kompleks. Dalam paper ini kami akan mencoba merangkai beberapa aspek tersebut. Diawali dari kehidupan social, Korea Utara mengakui kebebasan beragama yang dapat dianut oleh masyarakat sesuai kepercayaannya, asalkan tidak menggangu stabilitas Negara.

Konteks ‘tidak menggagu stabilitas negara’ ini menurut beberapa literature yang penulis baca, masih bersifat bias. Dalam artian, kebebasan beragama memang diakui, akan tetapi pemerintah juga mengawasi dengan sangat ketat. (dikutip dari laman tempo.co) Tempat-tempat ibadah keagamaan yang tidak mendapat izin pemerintah, dilarang. Akibatnya, kegiatan para agamis dan atau masyarakat yang mengadakan acara keagamaan tanpa seizin Negara pasti akan mendapat hukuman. Beberapa contoh kasus yang membuktikan kediktatoran pemerintah Korea Utara dalam mengawasi kegiatan beragama misalnya ketika bulan Mei lalu seorang turis asal Amerika Serikat, Jeffrey Fowle, ditahan karena meninggalkan Alkitab di toilet sebuah lokasi wisata yang dikunjunginya. (tempo.co).

Selain agama, kehidupan social Korea Utara juga bisa ditinjau dari aspek pendidikannya. Pendidikan di Korea Utara diberikan secara gratis kepada setiap warganya, jenjang pendidikan di Korea juga hampir sama dengan jenjang pendidikan di Negara Negara lain, selain sekolah umum di Korea Utara juga ada beberapa sekolah sekolah seni yang khusus mengajarakan tentang seni dan sekaligus melatih anak anak Korea Utara untuk tampil dalam pertunjukan pertunjukan yang diadakan oleh pemerintah. Pemerintah Korea Utara membebaskan pendidikan selama 6 tahun di sekolah menengah, setelah lulus pun pemerintah juga memberikan pekerjaan dengan tujuan agar siswa siswa yang telah lulus tersebut menjadi mandiri. Fakta yang menarik dari kebijakan ini adalah bahwasanya penduduk di Korea Utara yang berusia 15 tahun keatas sudah bebas buta huruf 100%. Mereka sudah lancar membaca dan menulis. (okezone.com).

Korea Utara hanya memiliki satu partai politik yaitu partai Buruh Korea, system politik dan pemerintahan di Korea Utara menggunakan system buatan mereka sendiri, system ini disebut dengan Juche. Pemimpin Korea Utara yang pertama adalah Kim Il Sung, yang juga adalah pencetus ideology Juche, kepemimpinan di Korea Utara dianggap sebagai kepemimpinan yang totaliter.

 

  1. KOREA UTARA DEWASA INI

Korea Utara di masa sekarang lebih dikenal sebagai Negara yang tertutup dan memisahkan diri dari pergaulan Internasional, serta hanya sedikit Negara yang menjalin kerjasama dengan Korea Utara. Sejauh dari apa yang penulis ketahui, sampai sekarang Korea Utara masih ‘bermusuhan’ dengan ‘saudaranya’ yakni Korea Selatan. Hubungan diplomatic juga terbatas pada Negara-negara tertentu saja, yaitu Cina.

Walaupun dikenal sebagai Negara yang tertutup dan serba misterius, Korea Utara dewasa ini sudah mulai ‘membuka diri’. (intisarionline.com) Hal tersebut memang terbatas pada beberapa aspek saja, diantaranya mengenai pendapatan devisa Negara yang ditempuh dengan cara wisata ke Korea Utara. Meski begitu, turis mancanegara juga tidak bisa benar-benar bebas menikmati wisata disana. Penjagaan tetap dilakukan dengan ketat. Telepon genggam, kamera, dan barang-barang yang dianggap membahayakan akan ditahan petugas selama mereka berwisata.

Mengenai kehidupan social masyarakatnya, seperti dilansir dari situs okezone.com pemerintah Korea Utara telah memberikan peraturan pendidikan gratis. Sehingga, masyarakat disana sudah bebas buta buruf 100 persen. Tidak hanya itu saja, dalam bidang iptek Korea Utara juga cukup memadai, bahkan sampai membuat Cina ‘iri’. Walaupun, sekali lagi, pemaksimalan iptek khususnya jaringan internet, masoh sangat terbatas dan diawasi dengan ketat oleh pemerintah.

 

  1. NILAI-NILAI YANG DAPAT DIJADIKAN PEMBELAJARAN DARI KOREA UTARA

Dari bahasan yang telah penulis uraikan dalam paper ini, beberapa nilai atau hikmah yang dapat diambil yaitu :

  1. Persatuan bangsa harus dijaga dengan kuat, agar tidak mudah tercerai berai. Sehingga, walaupun digempur dengan berbagai desakan, bangsa tersebut akan tetap bersatu, tidak terpecah seperti Korea.
  2. Pengakuan hak atasi manusia di Korea Utara masih sangat minim. Hal ini terbukti dengan adanya pengawasan oleh pemerintah Korea Utara mengenai aktivitas bermasyarakat, khususnya kebebasan memeluk agama.
  3. Kepemimpinan totaliter dewasa ini perlu dikaji ulang kembali. Mengingat masyarakat sudah semakin kritis dan lebih berani pada pemerintah. Jika pemerintah Korea Utara tidak mengindahkan ini, bisa saja nantinya kepemimpinan Kim Jong-Un akan ‘dilibas’ oleh rakyatnya.

DAFTAR PUSTAKA

Agung, Leo. 2012. Sejarah Asia Timur Jilid 2. Yogyakarta : Penerbit Ombak.

Widodo, Wahyu. 2001. Selamat Datang di Korea. Jakarta : Grafika Indah Jakarta.

http://intisarionline.com/korea-utara-serba-bersih-dan-misterius.html (diakses pada 18 September 2014 pukul 16.00 WIB)

http://okezone.com/international/17-fakta-tentang-korea-utara-yang-membuat-anda-bertanya.html (diakses pada 18 September 2014 pukul 16.15 WIB)

http://tempo.co/beginilah-kehidupan-keagamaan-di-korea-utara.html (diakses pada 18 September 2014 pukul 16.30 WIB)

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s