Anything

Notulen Diskusi Sejarah Kepariwisataan : “Industri Pariwisata”

NOTULEN DISKUSI MATA KULIAH SEJARAH KEPARIWISATAAN

Industri Pariwisata

 

 

 

 

 

 

Kelompok 1 :

  1. Siti Nurjanah (13406241001)
  2. Risda Amanda (13406241007)
  3. Ayub Karami (13406241013)
  4. Wisnu Panji Pramono (13406241032)
  5. Alan Satria Pinayungan (13406241034)
  6. Tubagus Noer Iman S. (13406241036)

 

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN SEJARAH

KELAS A

FAKULTAS ILMU SOSIAL

UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA

 

TERMIN 1 TANYA-JAWAB

 

  1. Juan Krisna Akhiru : bagaimana peranan travel agent dari masa ke masa? –> dijawab oleh Risda Amanda : secara keseluruhan travel agent mengalami perkembangan yang signifikan dari masa ke masa. Jika dilihat dari awal mula sejarahnya, bentuk pertama travel agent yaitu paket perjalanan wisata dari Leicester ke Lougborough pulang pergi oleh Thomas Cook di tahun 1841 bernama A Round Tri Excersion. Pada saat itu hanya diikuti oleh 500 peserta dengan biaya per orang 1 shiling. Dahulu juga dari segi akomodasi masih sederhana, contohnya penginapan. Zaman dulu penginapan disebut inn dengan system self-service. Sedangkan hotel yang mulai dikenal luas untuk umum yaitu diawali pada abad 19 M di New York, yaitu Ellsworth Milton Statler, walaupun saat itu masih digunakan sebagai kepentingan bisnis saja.

 

  1. Ilham Fajar Mulya Putera: tolong jelaskan tentang kelompok atraksi wisata! –> dijawab Wisnu Panji Pramono : kelompok atraksi wisata dikelompokkan menjadi 4 macam, yaitu :

 

  1. Natural Attractions (Atraksi Alam) :
  • Atraksi wisata ini menyajikan pemandangan alam yang indah dan menakjubkan serta memiliki keunikan antara masing-masing DTW (Daerah Tujuan Wisata). Contoh atraksi alam diantaranya :
  • landscape (pemandangan alam),
  • seascape (pemandangan laut)
  • beaches (pantai-pantai)
  • climate and others Geographical Features of The Destinations

 

  1. Cultural Attractions (Atraksi Kebudayaan) :
  • Atraksi wisata ini menyajikan kebudayaan yang dimiliki oleh masing-masing DTW. Adapun contohnya yakni :
  • History and Folklore (sejarah dan cerita rakyat)
  • Religion (keagamaan / rohani)
  • Art and Theatre (seni dan teater)
  • Entertainment and museums (hiburan dan museum)
  • Special Events (acara special)
  • Festivals and pageants (festival dan pawai/karnaval)

 

  1. Social Attractions (Atraksi Sosial):
  • Merupakan atraksi wisata yang menyajikan kehidupan social masyarakat DTW yang bersangkutan, misalnya :
  • The way of life of The Resident Populations (cara hidup masyarakat/adat istiadat setempat)
  • Languages (ragam bahasa)
  • Opportunities for social encounters (kesempatan untuk pertemuan social)

 

  1. Built Attractions (Atraksi Bangunan/Infrastruktur) :
  • Merupakan atraksi wisata yang menyajikan kemegahan dan atau keistimewaan hasil cipta karsa dan karya manusia berupa bangunan atau infrastruktur. Contoh kelompok atraksi ini misalnya :
  • Buildings (bangunan-bangunan)
  • Historic and modern architecture (arsitektur bersejarah dan modern)
  • Monuments (monument-monumen)
  • Parks (taman-taman)
  • Gardens (perkebunan)
  • Marinas (marina/pelabuhan)
  • Ski slopes (tempat ski)
  • Industrial archaeology (industry arkeologi)
  • Visitor attractions (atraksi pengunjung)
  • Golf courses (lapangan golf)
  • Special shops and themed retail areas. (toko-toko/kios special dan daerah/wilayah dengan toko eceran)

 

  1. Oky Ardiansyah Nur Hidayah : apakah sistem travel agent secara online memudahkan? –> dijawab oleh Alan Satria Pinayungan : menurut kami system travel agent secara online memudahkan wisatawan. Beberapa sebab yang melatarbelakangi yaitu diantaranya kemudahan bertransaksi, tidak perlu ribet, serta cepat. –> Tambahan dari Muhammad Azmi : dari segi destinasi luar negeri, beberapa masalah ada yg tidak diurusi travel agent, misal green card. Kalau dari kemudahan tidak ada perbedaan yang jauh antara online dengan non-online. Kalau untuk lingkup domestik/nasional lebih mudah online, sedangkan untuk yang luar negeri lebih baik memilih system non-online.

 

TERMIN 2 TANYA-JAWAB

 

  1. Krisna Aditya Wicaksono : tolong jelaskan kelebihan dan kekurangan travel agent! –> dijawab oleh Ayub Karami : beberapa kelebihan travel agent diantaranya yaitu memudahkan wisatawan dalam menentukan paket atau jenis wisata apa yang ingin dilakukan di suatu DTW, bisa menghemat waktu, bisa mendapat harga yang lebih murah, lebih memudahkan wisatawan yang tidak ingin ribet. Sedangkan kekurangannya antara lain : wisatawan harus sering update informasi dari pihak travel agent, wisatawan harus pandai memilah / memfilter penawaran travel agent, karena harga murah belum tentu menjanjikan, serta bagi wisatawan yang lebih suka ‘berpetualang’ dan cenderung seorang backpacker menggunakan jasa travel agent bukanlah saran yang baik sebab wisatawan akan diatur.

 

  1. Dwi Widyowati : bagaimana manajemen hotel dan restoran yang baik? Apa saja syarat yang digunakan sebagai landasan kenaikan bintang hotel? –> dijawab oleh Tubagus Noer Iman Sumantri : manajemen hotel dan restoran yang baik dapat dilihat dari 5 ‘good aspects’ yaitu :
  2. Good Food
  3. Good Location
  4. Good Atmosphere
  5. Good Reputation
  6. Good Pleasant and Courteous Service

Sedangkan untuk menentukan kenaikan bintang pada hotel ditentukan oleh fasilitas dan pelayanan hotel tersebut. Ada beberapa fasilitas dan pelayanan dasar yang menentukan taraf suatu hotel. Adapun lama berdirinya suatu hotel tidak selalu menjadikan dasar bintang hotel. Karena bisa saja hotel tersebut baru berdiri, akan tetapi karena fasilitas dan pelayanannya sangat memuaskan maka bintangnya pun semakin naik.

 

  1. Fajar Wisnu Wijayanto : peranan mahasiswa dalam industri pariwisata? Dan apa saja indikator industri pariwisata yg baik? –> dijawab oleh Siti Nurjanah : peranan mahasiswa dalam industry pariwisata misalnya sebagai pengguna salah satu jasa travek agent. Contoh kecilnya lagi bisa kita lihat teman-teman panitia KKL yang mengurusi segala macam persiapan KKL, mulai dari mecari travel agent yang sesuai, sampai masalah akomodasi. Sedangkan untuk indicator industry pariwisata yang baik yaitu fasilitas sudah lengkap, akses ke tempat lokasi sudah baik, pelayanan di tempat wisata sudah baik/memadai, serta keamanan di tempat wisata yang juga sudah terjamin.

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s