Cerita Hati

Dua Ribu Lima Belas: Beratus Cerita yang Tak Akan Tergilas

Konbanwa, minna! Jumpa lagi dengan blogger ter-absurd kesayangan kalian ini 😀 *plak hehehe ga kerasa ya, beberapa jam lagi udah pergantian tahun masehi. Long weekend pada kemana nih? Gue sih ngendon aja di kontrakan. Pacaran sama tugas :3 *gaadayangtanya! 😛 aduuhh kok jadi ngelantur gini sih. Maaapkeun yak. Efek tugas bejibun nih -,-

Beitewei, 2015 ini bisa dibilang tahun yang menyimpan banyaaakk banget cerita yang ga bakal sanggup gue share satu persatu. Tapiiii bukan berarti gue sedih ninggalin 2015 ini. Gue malah semangat banget buat 2016! Iyalaahhh gue udah narget bisa yudisium tahun besok! 😉 So, wish me luck, ne 🙏

Dua ribu lima belas ini meninggalkan setidaknya rasa senang, sedih, terharu, marah, dan ambisi gue yang gaada habisnya. Emosian banget ya? Hehehe ga papa lah… kodratnya manusia kan? 🙂 semua emosi itu juga berasal dari beratus cerita yang sempet gue singgung diatas. Such as, kuliah, pacar, sahabat, keluarga, etc. Semua memberi warna di 2015.

Cerita dimana gue jadi ‘jauh’ dari karate, gue yang makin sering berantem sama pacar karena ke-childish-an gue yang kaga ada abisnya, ketika gue terseok-seok di semester 4, cerita pas harus ngebagi jadwal buat panitia OSPEK dan KKL 3, cerita dimana gue harus menghadapi kebawelan eyang putri gue yang masihhhh aja kaga setuju gue sama pacar cuman gegara kita sama-sama anak pertama, sampe cerita persahabatan gue sama Maristha yang makin nano-nano! 😂

Intinya sih, gue bersyukur banget masih bisa dikasih kesempatan menginjak di bumiNYA 🙆 dan semoga kesempatan itu masih akan DIA berikan sampai setidaknya gue bisa membahagiakan mereka yang menyayangi gue. Aamiin. 🙂

Buat 2016 besok, I’m begging you, please be nice to me! Okay? :-* hehehe yaaa karena 2016 gue bakal lebih kudu survive buat menghadapi tahun-tahun terakhir gue kuliah S1. Mulai dari KKN-PPL, micro teaching, skripsi, pendadaran, de el el. Itu baru yang akademis. Masalah pribadi sama sosial gue, jelas sama beratnya! Ga bisa sering-sering ketemu pacar, ga bisa sering-sering hangout sama sahabat, dan apesnya, gue (mungkin) jarang mudik! 😦

Another hopes? It may be sounds naive, but I really wanna be better. Not just ‘better’ without any contribution for the life around me, cause it’s will be just sounds like a bullshit. I’m willing to make changes for myself, my life, my project, and my dreams so it would becomes true. 🙂

Well then, sayonara 2015!!!! 👋

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s