Anything

Review Buku Metodologi Sejarah

Judul Buku                : Metodologi Sejarah

Penulis                        : Helius Sjamsuddin

Penerbit                      : Ombak

Kota Terbit                : Yogyakarta          

Tahun Terbit             : 2012

Jumlah Halaman       : 334

Nomor ISBN              : 978-979-3472-79-9

 

Sebagai sejarawan, Helius Sjamsuddin atau yang sering dikenal dengan nama Hisjam, memapaparkan langkah-langkah penulisan sejarah yang cukup berbeda dari Kuntowijoyo. Dalam bukunya ini, kita tentu sudah paham bahwa dari sisi kuantitas, Metodologi Sejarah milik Hisjam ini dua kali lipat dari Pengantar Ilmu Sejarah milik Kuntowijoyo. Menurut hemat penulis, karena buku ini sendiri lebih mendalam dan sudah terfokus hanya pada metodologi sejarah saja.

Buku ini terdiri dari sembilan bab, yakni Bab I (Terminologi 1), Bab II (TErminologi 2), Bab III (Heuristik : Pengumpulan Sumber), Bab IV (Kritik: Eksternal & Internal), Bab V (Penulisan Sejarah : Historiografi Penafsiran, Penjelasan, Penyajian), Bab VI (Ilmu-ilmu Bantu Sejarah: Auxiliary Sciences; Sister Disciplines), Bab VII (Sejarah: Sebagai Humaniora & Sebagai Ilmu Sosial), Bab VIII (Tema-tema Sejarah), dan Bab IX (Metahistory & Puisi Sejarah : Historiografi Postmodernisme).

Pada bab pertama dan kedua, Hisjam menuliskan mengenai awal mula istilah-istilah sejarah, baik dari bahasa asing hingga kedalam padanannya di bahasa Indonesia. Selanjutnya pada bab ketiga sampai kelima, dituliskan tentang langkah-langkah penelitian sejarah. Dimulai pada bab heuristic, yaitu pengumpulan sumber sampai kepada langkah akhir, yaitu menuliskannya.

Hisjam tidak hanya menyajikan langkah-langkah penelitian sejarah saja, tapi juga bisa menguraikan mengenai ilmu-ilmu bantu yang bisa digunakan sejarawan. Ilmu-ilmu bantu ini sendiri akan mempermudah sejarawan dalam meneliti dan menulis sehingga menjadikan sejarah sebagai suatu karya ilmiah. Kemudian, dalam bukunya ini Hisjam juga memaparkan tentang pembagian sejarah sebagai humaniora dan ilmu sosial. Sehingga, dalam bab ketujuh tersebut Hisjam menuliskan argumentasinya bahwa sejarah sebagai ilmu humaniora dan ilmu sosial. Sementara itu, pada dua bab terakhir buku Metodologi Sejarah ini Hisjam menggambarkan fakta-fakta terkini dalam sejarah, baik dari segi tema maupun historiografi postmodernisme.

Sama seperti buku yang ditulis Kuntowijoyo, dalam buku ini saya secara khusus mengambil bahasan mengenai langkah-langkah penelitian sejarah. Hal ini dikarenakan bahasan pada bab-bab tersebut sangat membantu saya dalam penyusunan skripsi. Bahkan mungkin tidak hanya saya saja, tapi juga mereka yang berkecimpung di ilmu sejarah. Secara umum, langkah-langkah yang dijabarkan Hisjam dengan Kuntowijoyo, mirip. Tampak pada langkah awal, Heuristik, Hisjam sepakat dengan Kuntowijoyo bahwa hal pertama yang harus dilakukan sejarawan dalam melakukan penelitian adalah menentukan topic. Langkah selanjutnya sampai terakhir juga hampir sama. Dengan demikian, menurut hemat penulis buku yang ditulis Hisjam memiliki langkah-langkah penelitian sejarah yang sama dengan Kuntowijoyo.

Penutup untuk buku ini adalah Metodologi Sejarah memiliki karakteristik yang lebih lengkap dibanding buku Pengantar Ilmu Sejarah milik Kuntowijoyo. Penulis juga sangat terbantu dengan bahasan mengenai tema-tema sejarah yang mungkin untuk digali lebih lanjut sebagai pemilihan topic. Meski demikian, dari segi bahasa buku ini agak lebih ‘berat’ dibandingkan buku Kuntowijoyo.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s