#mangAnime

Detective Conan 20th Movie: The Darkest Nightmare (Review, Sinopsis, dan Curhat!)

Konbanwa, minna! O genki desu ka? Akhirnyaaa setelah nunggu 4 bulan, film terbarunya Conan and the gang masuk ke negara tercinta kita! πŸ™Œ yup. Film ke 20 ini sebenernya udah rilis di Jepang dari bulan April loh. Yaahh emang agak lama sih. Mungkin karena perizinannya ribet kali ya?

Oke, seperti judul diatas, postingan gue ini bakal bahas seputar DCM TDN (Detective Conan Movie The Darkest Nightmare) nih. Gue singkat ya, biar lebih gampang! Aslinya sih karena males ngetik panjang. As usual, SPOILER ALERT!!!!

Petualangan para detektif kali ini menurut gue hampir sama kaya di movie 13 : The Raven Chaser. Ya karena selain ada BO (Black Organization) dan melibatkan intrik kepolisian, film kali ini juga bersetting di amusement park. Tepatnya di Tohto Aquarium. Premis utama cerita adalah aksi BO yang bermaksud mencuri data penting dari PSB (Public Security Bureau)Β  nya Jepang. Well, data yang dicuri ga tanggung : DAFTAR NAMA PARA NOC (non official cover) SELURUH DUNIA loh! Ckckck emang rakus banget dah tuh si BO.

Seperti yang udah kita tau di manga salah satu NOC berbahaya itu udah jadi andalannya BO. yep, dia adalah Amuro Tooru alias Furuya Rei alias Bourbon alias Zero. Sumpah menurut gue cuma dia character yang alias namanya banyak banget! πŸ˜‚ usut punya usut, si Amuro ini orang penting di PSB Jepang. Mungkin kalo di BO bisa samakan kaya Gin.

Cerita bermula saat ada penyusup yang masuk di pusat data PSB dan ngambil list para NOC itu. Sempat berkejaran seru lewat balapan di jalan raya jepang, Amuro yang ‘dibantu’ Akai Shuichi berusaha menangkap si penyusup yang ternyata seorang wanita! Udah cantik, pinter, punya skill berantem sama balapan yang oke, ehhhh badannya kaya supermodel pula. Later, she’s known as Curacao, a member of BO. haahh udah jelas deh sekarang. Emang nyebelin ya si BO tuh. Perasaan udah punya vermouth as a gorgeous primadona tapi teteup aja nyari yang bening! *apaan sih? *blogger nya kesel *udah cuekin aja.

Setelah berhasil kabur dari kejaran Amuro dan Akai, si Curacao ini malah ketemu Conan, dkk di Tohto Aquarium. Karena keadaan Curacao yang parah, —amnesia, luka, dan ga ada identitas apapun— Conan dibantu Takagi berusaha melacak informasi tentang wanita itu.

Di tempat yang sama, Vermouth juga mengawasi Curacao. Awalnya dia bingung kenapa member BO yang mengidap hetero chromatic (kondisi dimana kedua bola mata memiliki warna berbeda) itu tidak merespon kehadirannya. Tapi setelah menguping pembicaraan antara dokter Tohto Aquarium, Takagi, Sato, dan Conan, ia pun sadar kalau Curacao mendapat ‘masalah’.

Conan yang setelah diberitahu Mitsuhiko mengenai apa yang sebetulnya terjadi saat di komidi putar kaget. Ternyata apa yang ditakutkan Haibara kalau Curacao salah satu dari BO benar-benar menjadi nyata. Dari situlah kemudian Conan menyadari bahwa yang dicuri Curacao bisa menimbulkan kepanikan dunia.

Dibantu para FBI : James Black, Andre Camel, dan Jodie Starling, Conan menelusuri apa yang sebenarnya diincar oleh BO. Ditempat lain, Gin yang ‘dikawal’ Vodka, Korn, dan Chianti telah menghabisi tiga nama NOC yang berhasil mereka ketahui dari Curacao sebelum dia mengalami amnesia. Saat kembali ke Jepang, Gin segera menangkap Amuro dan Kir alias Hidemi Hondo yang dianggapnya juga bagian dari NOC. Keduanya nyaris dibunuh, akan tetapi berhasil diselamatkan Akai.

Merasa dikhianati, Gin berniat tetap akan membunuh mereka. Tapi kemudian Vermouth mendapat perintah dari Rum, bahwa tangan kanannya, si Curacao sudah mengemail dia dan mengatakan kalau ingatannya sudah kembali. Gin pun batal mengeksekusi Amuro dan Hidemi.

Di rumah sakit kepolisian, Mitsuhiko, Ayumi, dan Genta yang diam-diam menjenguk Curacao, ternyata juga bertemu dengan para tangan kanan Amuro di PSB. Saat itulah, PSB meminta langsung kepada kepolisian Jepang melalui Megure-keibu agar Curacao diserahkan pada PSB saja. Megure pun setuju. Tapi dia dan anak buahnya tidak serta merta melepas PSB. Segera setelah mengetahui bahwa PSB membawa Curacao ke Tohto Aquarium, Megure, Sato, Takagi, dan Chiba membuntuti mereka.

Sementara kepolisian, FBI, dan juga Conan sibuk menelusuri kepentingan BO dan Curacao, Ran malah ‘dipaksa’ menemani Ayumi, Genta, dan Mitsu yang ingin menaiki wahana komidi putar Tohto Aquarium. Tentunya, mereka memanfaatkan pengaruh Suzuki Group dan minta tolong kepada Sonoko agar memberikan free pass. Haibara yang juga mengetahui kalau professor Agasa lagi lagi diminta Conan membantu memperbaiki hp Curacao, ikut menyusul ke Tohto Aquarium.

Conan yang berusaha menghentikan usaha pengeboman yang disusupkan BO, meminta tolong kepada Amuro dan Akai yang juga sudah berada disana. Kedatangan Conan tersebut sekaligus menghentikan pertikaian keduanya.

Curacao sendiri kemudian berubah jadi baik karena ingat persahabatan singkatnya dengan para detektif cilik. Sedihnya, sumpah pas scene ini gue mewek Curacao yang terluka parah tetap berusaha menolong para korban di Tohto Aquarium dengan mengorbankan dirinya! 😦

In the end, walaupun berhasil menjinakan bom, BO yang benar-benar kejam malah menembaki komidi putar sampai ‘copot’ dan membuat bencana di Tohto Aquarium. And yeah, as usual it could be stopped by Conan. He used his ‘super’ ball and belt. Well done, Conan-kun! :-*

Fyi aja nih gaes. DCM TDN ini adalah film pertama yang gue tonton sendirian! Haaaaa I am still have no idea why I could even do that?! Probably because I used to be ‘single’ and can’t wait any longer for watching DCM TDN! Tapi emang rada susah sih nyari Conaners yang seumuran gue. Giliran ada, eh dianya sibuk. Yaudahlah yaaa daripada gue keburu bete, mending cus sendirian deh! :3

Since I’m a Conaners, I do realize my review can be subjective. Demo ne, gue akan berusaha ngasih review yang objektif nih. First of all, opening scene DCM TDN ini menghentak abis! Lah, gimana engga? Tau-tau pas Curacao udah ke-gap nyolong data langsung baku hamtam. Seakan itu belom cukup, kejar-kejaran mereka dilanjut ke jalanan! Ckckckc sport jantung beneran gue pas mereka balapan!

Actions di film ini juga oke banget. Terlebih buat Conaners yang #TeamAkai atau #TeamAmuro pasti ‘surga’ banget deh. Sementara gue cukup sedih karena Makoto atau Ran deh minimal as a Karate Master kaga ada! πŸ˜” kapan ya Aoyama-sensei bakal masukin dia ke movie?? 😭

Meanwhile, the Indonesian subtitle in this movie wasn’t good enough. Untungnya, ada sub English yang lebih ‘layak’ buat para Conaners memahami jalan cerita DCM TDN. Kalo dari segi cerita semoga ini cuma perasaan gue aja DCM yang ada BO nya itu agak membosankan. Mungkin sih karena udah tau kalo BO tuh kejamnya kebangetan, jadi kita udah 90% yakin ending nya bakal kaya apa. but I can also make sure that most of Conaners were thinking Curacao is Rum. Ehhhh ternyata dia cuma tangan kanannya. And Rum remain mystery, yet. Untuk soundtrack, gue biasa aja sama lagu yang dibawakan B’z ini. Gomenasai, gue lupa judulnya apa. Panjang sih! 😝 dari 20 seri film nya DC, gue masih in love banget sama soundtrack DCM 7 (Crossroads in The Ancient Capital) dan DCM 15 (Quarter of Silence). The best pokoknya!

At last, eight stars for DCM TDN, minna. *wink* jaa ne!

Advertisements

4 thoughts on “Detective Conan 20th Movie: The Darkest Nightmare (Review, Sinopsis, dan Curhat!)

  1. Konbanwa ^^, genki ja arimasen ‘o’
    Mampir nih Mbak, liat info conan ‘-‘
    Kalau mau follow back farahmahsheedaljannah.wordpress.com , arigatou

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s