Buah Pena

Pekat*

​tanya rembulan, mengapa ia hanya hadir saat kelam

jawabnya ; sebab aku dibuat untuk menghadirkan senyap,

menguarkan pekat,

kemudian bergemuruh agar lepas.

sulit merelakan, tapi itu harus.

seakan terang tak bisa hadir, maka akulah yang mengganti ;

rembulan kelam dengan sejuta pesona kerinduan.

*Puisi ini adalah postingan pertama gue di 2017. Jadi maaf ya kalo terkesan ‘ga niat’ karena terlalu pendek 🙇

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s