Anything

Harus! (Day 7 @KampusFiksi Writing Challenge) 

Tanpa terasa sudah H-3 berakhirnya challenge yang bener-bener menguji ‘mentalitas’ saya sebagai penulis amatir. Dan kalau boleh jujur, topik ini membuat saya sedikit frustasi. 

Tulislah tulisan yang bisa membuatmu merasa kuat. -Momon @KampusFiksi

Nah loh. 

Oke, kali ini saya tampaknya akan memutar otak (dan imajinasi) lebih keras lagi. 

Sejenak saya ingat akan postingan sahabat saya. Ketika itu saya yang sedang dimasa-masa hectic karena mengikuti KKN lebih awal, terpaksa ‘LDR’ dengan dia. Padahal kalau di kampus kita sudah seperti anak kembar! 

Loh kok jadi malah nostalgia? *malu sendiri* 
Ehem, baiklah… Singkat cerita, untuk topik kali ini saya terinspirasi dari pandangan sahabat saya tentang diri saya. 

Saya bukan gadis populer. Bukan juga gadis cerdas. Saya juga bukan olahragawan handal. Intinya, saya ya saya ; hanya seorang gadis biasa yang (terlalu) mencintai komik, novel, menulis hal absurd, stalking media sosial, dan bereksperimen dengan beragam resep masakan. 

Personality saya juga cenderung boyish, dengan sikap ‘semau gue’. Saya juga bermuka ‘penyihir’ dan sering judes. Mungkin itu sebabnya selama masa wajib belajar 12 tahun saya jomblo. :”)) 

Hahaha, but it was okay for me. 

Tapi, sebagaimana lumrahnya gadis lain, saya sering sekali mengalami masa insecure dan tend to comparing everything with someone else’s. And that’s why I do also being a jerk, sometimes. 

Saya pernah (sering sih, sebetulnya) merasa rendah diri terutama dengan fisik yang benar-benar ‘laki’ dan kepribadian yang juga tak ada feminim-feminim nya sedikit pun! 

Frankly, I am totally a stubborn. 😁  Dan ketika masuk dunia perkuliahan, saya mulai menjanjikan satu hal penting untuk diri saya sendiri : 

Kamu mungkin tidak secantik teman-teman kampusmu. Tapi kamu berharga, kamu cantik dengan caramu sendiri. Kamu idealis, mandiri, toleran, dan kreatif. Kamu bisa berubah, perlahan tapi pasti. Sebab itu harus. Sebab kamu akan menjadi guru. Dan itu sebuah cita-cita yang memang HARUS kamu capai, kan? 😉

Ya, karena saya menyadari saya menggengam passion ‘be a great history teacher’ sedari kecil, maka sejak saat itu, saat dimana saya sudah dibebaskan dari aturan seragam, I decided to change! And it must be the new me. The better me. Since it is a must thing to do and it will be my own duty to make THAT comes true. Soon, in my bright future! 😎

Ps : tapi, biar bagaimanapun juga, saya masih tetap berambisi diet agar supaya badan bisa selangsing pas magang dulu. Mohon doakan dan semangatin ya, duhai blogger sekalian 😳🤗

Advertisements

4 thoughts on “Harus! (Day 7 @KampusFiksi Writing Challenge) 

    1. Sianjir kampret emang ini blogger atu 😤 iyee mas Do itu foto gue. Ta ta tapiii pas magang juli-september tahun lalu 😢 gue yang sekarang sudah tidak seperti duluuu 😭💔

      1. Lah bener tau Riss. Klo cewe ga ada poldurnya, gmn cowo mau ngerem di hati-nya. Biasanya kan cowo ngerem pas ada poldur. Buakakak *teori macam apaaa inii*
        Iya boleh diet cuma rutin liat cermin klo udah bagus menurut lo, berenti. Jgn sampe lempeng bgt Ris. *saran macam apa ini*

      2. Nggggg btw btw, poldur itu apaan ya? Saya masih polos, Qaqaq 😳😳

        (((Lempeng banget))) ya Allah berasa lagi ngomong sama kontraktor jalan tol deh gue 😓😓

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s