meLIRIK lagu

Nostalgia bersama Tangga

Generasi 90-an pasti ga asing dengan grup vokal Tangga. Terdiri dari 4 personil, dua cewe dan dua cowo, Tangga saat itu menjadi salah satu grup vokal yang sukses dan punya banyak fans, termasuk gue. Kamga, Tata, Chev, dan Nerra memiliki vokal yang sugoii dan mereka juga melengkapi satu sama lain. Alhasil, terciptalah harmoni yang indah dari keseluruhan lagu mereka. 

And for this time, I wanna bring back those memories to all of you, minna. ๐Ÿ˜€ 

Hampir semua lagu Tangga masih familiar buat gue. Tapi kalo disuruh ikut nyanyi, nahhh itu baru gue ga bisa. Liriknya suka lupa! Mentok biasanya cuma di reff aja yang hafal. Kalo mau nyanyi, ya googling dulu cari liriknya. ๐Ÿ˜†

 

Buat gue sendiri, nostalgia kali ini adalah karena ada tiga lagu Tangga yang so damn related with my condition right now. They are : Cinta Begini, Terbaik Untukmu, dan Kesempatan Kedua. Lainnya? Masih suka gue dengerin juga, kok. Tapi yang emang ‘nempel’ terus di telinga ya 3 lagu mellow itu. :”) 

Sejujurnya, gue selalu nyesek pake banget tiap denger lagu itu. Particularly for Cinta Begini. Reason? Nggggg I’ve posted some ‘clues’ in my oldest post so I think you already knew it. ๐Ÿ™ˆ

Cinta Begini (in my opinion) menceritakan tentang sepasang kekasih yang terpaksa mengakhiri hubungan dikarenakan salah satu pihak masih mencintai mantan kekasihnya. (Dear Tangga’s personnel : sorry if my interpretation ruined your true meaning ๐Ÿ˜…) sedih? Pastilah. Udah capek-capek sayang, eh ternyata selama ini berjuang sendirian… *brb minta ditelan bumi aja* Video clip nya ini juga bagus kok, sesuai banget sama lirik dan isi lagunya. 

Demo ne, karena kuota gue sekarat kalo buat ngeyutub, link vclip nya ga gue sertain sekalian. Silakan cari sendiri yaaa~ *dilempar mic sama readers* well, as for the lyrics, check this out, guys! ๐Ÿ˜‰

Aku bisa terima meski harus terluka,

Karena ku terlalu mengenal hatimu…

Aku telah merasa dari awal pertama,

Kau takkan bisa lama berpaling darinya…

Ternyata hatiku benar,

Cintamu hanyalah sekedar tuk sementara…

Akhirnya kita harus memilih satu yang pasti,

Mana mungkin terus jalani cinta begini..

Karena cinta tak akan ingkari,

Takkan terbagi,

Kembalilah pada dirinya,

Biar ku yang mengalah,

Aku terima…

Ku tak bisa terima,

Bila terus tak setia,

Menghianati dia,

Menduakan cinta.

Ternyata hatiku benar,

Cintamu hanyalah sekedar tuk sementara…

Akhirnya kita harus memilih satu yang pasti,

Mana mungkin terus jalani cinta begini.

Karena cinta tak akan ingkari,

Takkan terbagi,

Kembalilah pada dirinya,

Biar ku yang mengalah,

Aku terima…

Akhirnya kita harus memilih satu yang pasti,

Mana mungkin terus jalani cinta begini,

Karena cinta tak akan ingkari,

Takkan terbagi.

Kembalilah pada dirinya,

Biar ku yang mengalah,

Aku terima…

Lagu kedua, Terbaik Untukmu, kurang lebih buat gue sendiri ‘melanjutkan’ kisah dari Cinta Begini. (Inget ya, gaes. Pendapat gue. Awas kalo ada yang protes! :v) hal yang paling bikin gue seneng sama lagu ini adalah harmonisasi vokal personilnya di menjelang akhir lagu. Dan itu bakal lebih mantep kalo kalian sambil liat vclipnya. Kamga, Tata, Chev, dan Nerra nyanyi bareng di atas stage a la Acapella gitu. Ugh… I can’t stand to feeling baper as well. ๐Ÿ’•

Aku sadar kalau kini,

Kita sudah semakin menjauh.. 

Sempat aku berpikir ini,

Kau yg menginginkannya,

Lepas dari pelukku.

Oh… kini aku sadari,

Ini salahku.

Tak ingin ku terlambat dan sesali…

Maafkanlah bila ku selalu,

Membuatmu marah dan benci padaku,

Kulakukan itu semua,

Hanya untuk buatmu bahagia.

Mungkin ku cuma tak bisa pahami,

Bagaimana cara tunjukkan maksudku,

Aku cuma ingin jadi terbaik untukmu…

Aku ingin kau tetap di sini (tetap di sini),

Bersamaku (bersamaku),

Jaangan pergi…

Berikan satu kesempatan (kesempatan),

Untuk ku membuktikan,

Sesungguhnya cintaku…

Oh… kini aku sadari (sadari),

Ini salahku,

Tak ingin ku terlambat dan sesali.

Aku cuma ingin jadi terbaik untukmu…

Maafkanlah bila ku selalu (maafkanlah),

Membuatmu marah dan benci padaku (membenciku),

Kulakukan itu semua,

Hanya untuk buatmu bahagia (bahagia).

Mungkin ku cuma tak bisa pahami,

Bagaimana cara tunjukkan maksudku,

Aku cuma ingin jadi terbaik untukmu.

Kau boleh mengucap kata,

Memaki cara beribu kata,

Hingga kau membenciku,

Tetapi tolong dengan kata,

Coba dengar semua dalam rasa,

Ku ingin yang terbaik untukmu.

Maafkanlah bila ku selalu,

Membuatmu marah dan benci padaku,

Kulakukan itu semua,

Hanya untuk buatmu bahagia.

Mungkin ku cuma tak bisa pahami,

Bagaimana cara tunjukkan maksudku,

Aku cuma ingin jadi terbaik untukmu.

Maafkanlah bila ku selalu,

Membuatmu marah dan benci padaku,

Kulakukan itu semua,

Hanya untuk buatmu bahagia.

Mungkin ku cuma tak bisa pahami,

Bagaimana cara tunjukkan maksudku,

Aku cuma ingin jadi terbaik untukmu…

Sooo here we go for the last : Kesempatan Kedua. Iya, setelah mewek-mewek setelah tau kalo selama ini ternyata berjuang sendirian, akhirnya memutuskan buat ikhlas. Ealah njuk bocahe sek wis ‘diculke’ njaluk balik neh? Lagi ngroso nek nyesel dan wis ra apikan. Heuheuu… The decision is on your hand, girls. Mau kembali, monggo. Memilih pergi, juga silakan. ๐Ÿ™‚

Second chance does exist. But not everyone deserves it. Please make sure, you know the consequences well enough so ‘that trouble’ won’t come again for twice. As for me, cheating is the worst ‘criminal’ ever. Gimana bisa, lo menyia-nyiakan orang yang udah tulus sayang sama lo dan lo malah ‘nusuk’ dia? Gross… If it’s were Greek mythology, I’d like to ask Artemis to cursing you into wild boar. *evil’s laugh* yahh tapi, semua keputusan ada di tangan lo. Mungkin emang kalo bener-bener nyesel dan sejatinya kalian masih sayang, yang disebut ‘kita’ berhak diusahakan lagi. Sama kaya lagu ini. Just remember ;  Sebodoh-bodohnya keledai, dia tidak akan jatuh ke lubang yang sama untuk kedua kalinya, kan? ๐Ÿ˜Š 

Sungguh kusesali…

Nyata cintamu kasih,

Tak sampai terbaca hatiku,

Malah terabai olehku.

Lelah ku sembunyi,

Tutupi maksud hati,

Yang justru hidup karenamu,

Dan bisa mati tanpamu.

Andai saja aku masih punya kesempatan kedua,

Pasti akan kuhapuskan lukamu,

Menjagamu, memberimu segenap cinta…

Kusadari tak selayaknya,

Selalu penuh kecewa.

Kau lebih pantas bahagia,

Bahagia karena cintaku 

Andai saja aku masih punya kesempatan kedua,

Pasti akan kuhapuskan lukamu,

Menjagamu, memberimu,

Segenap cinta.. 

Kau bawa bersamamu,

Sebelah hatiku,

Separuh jiwaku,

Yang mampu sempurnakan aku.

Andai saja aku masih punya,

Kesempatan kedua…

Pasti akan kuhapuskan lukamu,

Memberimu segenap cinta.

Pasti akan kuhapuskan lukamu,

Menjagamu, memberimu

Segenap cinta…

Yak, semuanya, itu tadi tiga lagu yang bikin gue nostalgia banget sama the best Indonesian vocal group ever! Although now Tangga decided to changes into ‘Dekat’ since Nerra left them, their songs will always be my mellow melody. *turning on my music player* Bye, readers! See you on my next music’s post ๐Ÿ’ƒ๐ŸŽค๐ŸŽง๐ŸŽผ

Advertisements

4 thoughts on “Nostalgia bersama Tangga

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s