meLIRIK lagu

Sekali Lagi : Second Chance a la Isyana Sarasvati 

​Halooo, readers! Selamat malam! Gue balik lagi nih. Berhubung gue lagi seneng ngeyutub, postingan gue akhir-akhir ini juga banyak di lagu. But, before that, intermezzo dikit deh. I’m wondering, siapa diantara kalian yang menanti-nanti hari ini buat nonton Critical Eleven? Well, good for you, then. Since today is the first day of ‘Critical Eleven’s ‘showing time’. 😁

Tapi maaf nih, postingan kali ini gue bukan mau bahas filmnya. (Iyalah, readers juga tau kali, Ris dari judul postingan lu 😒🙍) hahahaha oke oke, gomenasai, minna. Yups, now time to tell you about the soundtrack of Critical Eleven. 

Waittt… Before that, kindly play the song (you can go to this link) while you reading my post. Why? Dunno~ I just feel I need to commanding you that. 😆

Di permukaan perasaan yang dalam,

Ingin sekali sebenarnya terucap,

Tak di asa lagi hingga tumbuh rasa hati,

Dan berakhir jiwa terasa sepi…

Aku tak bisa terus begini,

Aku tak bisa mengatakan yang sesungguhnya,

Tak bisa menunggu lagi,

Pesan ini kusampaikan sekali lagi,

Ku beri kesempatan terakhirmu.

Tak di asa lagi hingga tumbuh rasa hati,

Dan berakhir jiwa terasa sepi…

Aku tak bisa terus begini,

Aku tak bisa mengatakan yang sesungguhnya,

Tak bisa menunggu lagi,

Pesan ini kusampaikan sekali lagi,

Ku beri kesempatan terakhirmu…

Teringat pertama menyentuh,

Ku tahu tak mudah jalani denganmu,

Kulewati dalamnya lembah hidup,

Mengartikan tujuan si langit biru…

Aku tak bisa terus begini,

Aku tak bisa mengatakan yang sesungguhnya,

Tak bisa menunggu lagi,

Pesan ini kusampaikan sekali lagi,

Ku beri kesempatan terakhirmu…

Gimana, gimana? Pada ngerasa baper ga, setelah dengerin suaranya mbak Isyana itu? Semoga sih bukan cuma gue aja yang baper. *brb keinget mantan lagi* 😥 oke, abaikan yang tadi. Wkwkwk 

Honestly, dari semua lagu mbak Isyana, gue paling suka sama lagu terbarunya dia ini. Katanya sih, kalo kita suka sama suatu lagu, itu alasannya cuma ada 2 : 

Either you had a ‘history’ with someone or you just simply love the music (nor the singer). As for me, the first reason is the most accurate reason why I love this song.🙂

Yeah, well, you can’t just ‘simply’ get someone off from your head, don’t you? 

Sekali Lagi-nya mbak Isyana ini bikin mereka (especially, me) yang lagi dalam masa ‘hubungan di ujung tanduk’ merasa merana banget. Masih sayang, tapi terlanjur kecewa. Berusaha memberanikan diri ngasih second chance, tapi juga takut terluka. Alalabumbum mumet-mumet deh lu 😢

And honestly, gue ga pingin banget nonton film yang juga diadaptasi dari novel ini. Demo ne, justru setelah gue iseng ngeyutub dan nemu lagu Sekali Lagi ini, kok malah jadi penasaran ya? Kisah Ale-Anya ini kayaknya greget buat ditonton. 

Yaudah sih, sekarang masih dalam masa ‘berkabung’ gara-gara kelewat sensi dengerin soundtrack nya. Maybe soon, when I finally have courage to not being a miserable girl again. Hahaha. 

Last, but not least, hope you all my dearest readers don’t have problem like me in this lovey-dovey relationship. That’s really fu**ed up my mind, indeed. 😵😌 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s