Cerita Hati

A Sweet Revenge

Seharusnya tidak sulit, Ketika hati mulai menunjukkan debarnya. Semestinya ini mudah, Karena denganmu tiap lelah seperti mendapat rumahnya. Sebenarnya kita tetaplah kita, Jika saja kamu tak memilih pergi Meninggalkan luka Menyisakan perih Dan membuatku bertanya-tanya ; Mengapa kita tidak bisa menjadi seharusnya ‘kita’? Tapi tak mengapa Sebab luka tidak akan basah selamanya Kelak, kamu akan… Continue reading A Sweet Revenge

Cerita Hati

Tentang Patah Hati

Kepada mereka yang harus merasakan perihnya luka,  Kepada kalian yang harus menekan gejolak untuk tidak mengumpat, Dan terutama kepada kamu, pejuang sakit tak terperi setelah perasaan mu dikhianati.  Saya menceritakan ini bukan untuk menyalahkan. Bukan pula untuk sesumbar sok kuat. Apalagi untuk mencari ketenaran semata. Bukan, sebab saya bukan seleb yang kehidupan nya menarik mata. … Continue reading Tentang Patah Hati

Buah Pena

Lentera

Malam merayap pelan, Sembari rembulan yang merangkak naik, Dan kemilau lintang bak sejuta permata, Kita masih disini : Saling memunggungi,  Dengan ego yang tetap tinggi. Jangan salahkan pijar kali ini, Walau terangnya menakjubkan, Hati kita tetaplah gulita ; Kelam, Juga pekat.  Malam ini indah, sayang. Tapi cahaya kita hilang, Sebab lenteranya padam, Hanya menyisakan bara… Continue reading Lentera

My Favorites

Review Novel “Sabtu Bersama Bapak”

Ini adalah sebuah cerita. Tentang seorang pemuda yang belajar mencari cinta. Tentang seorang pria yang belajar menjadi bapak dan suami yang baik. Tentang seorang ibu yang membesarkan mereka dengan penuh kasih. Dan… tentang seorang bapak yang meninggalkan pesan berjanji akan selalu ada bersama mereka.   Tahun lalu, ketika masih ‘pejuang magang’ mode on, Maristha ngajakin… Continue reading Review Novel “Sabtu Bersama Bapak”

Buah Pena

Hujan yang Membawa Pesan

Kita pernah berdiri kedinginan ketika langit tiba-tiba menangis, Menumpahkan segala perihnya ke bumi, Menaungi kita sejenak lalu menepi, Berdiri bersisian,  Tanpa sepatah kata terucap, Namun kita masing-masing tahu : Momen ini akan selamanya magis.  Hujan di kota istimewa itu tak hanya basah, Dia membawa segala resah. Tentang rindu yang berdarah Tentang cinta yang kemudian patah… Continue reading Hujan yang Membawa Pesan

Buah Pena

Exhausted

​Lelahku tak berujung, Kesal, penat, sesak Semua ingin ku ledakkan keluar. Aku tak mengerti apa yang salah Yang kutahu hanya satu :  Aku lelah merindu.  Kesal menggerogoti pikiran Perihal kenangan yang terus merayap, Menyesaki dada, Membuat jiwa raga penat, Sekaligus hati yang semakin sesak.  Jika bisa… Aku ingin menangis saja Memuaskan butir air mata jatuh… Continue reading Exhausted

Buah Pena

H+36

Waktu tidak akan beristirahat, Dia akan terus berputar,  Tak peduli apa yang sedang kamu rasakan. Dan setelah berjuang mati-matian, Secuil bahkan tak dia hiraukan, Tentang bagaimana kamu terseok-seok hingga perih terasa, Tentang bagaimana kenangan kamu dan lelaki yang (pernah) menempati setiap sudut hatimu terus merongrong, Tentang bagaimana kamu (masih) berusaha merelakan seseorang tersebut, Juga… Tentang… Continue reading H+36