Buah Pena

H+36

Waktu tidak akan beristirahat, Dia akan terus berputar,  Tak peduli apa yang sedang kamu rasakan. Dan setelah berjuang mati-matian, Secuil bahkan tak dia hiraukan, Tentang bagaimana kamu terseok-seok hingga perih terasa, Tentang bagaimana kenangan kamu dan lelaki yang (pernah) menempati setiap sudut hatimu terus merongrong, Tentang bagaimana kamu (masih) berusaha merelakan seseorang tersebut, Juga… Tentang… Continue reading H+36

Buah Pena

Hilang

Langkah tersaruk mengikuti angin, Di jalan selibat yang sepi, Gemerisik nyanyian malam membangkitkan luka, Berusaha keras untuk maju, Namun pedih mengiris nurani.  Tidak,  Jangan lepaskan! Tolonglah, Aku tersesat! Dalam remang sinar purnama, Aku terus mencari ; Apa yang setelahnya kusebut cinta. Hilang. Tak kunjung ketemukan. Lenyap. Sebab kau telah membakarnya hangus, Meninggalkan debunya ditiup sang… Continue reading Hilang

Cerita Hati

Untuk Menjadi Sederhana (Lagi)

Teruntuk, seorang pria dengan alis lebat dan senyum jahilnya. Saya selalu menyukai hal yang sederhana, mengingat saya adalah pribadi impulsif dan sering mendapat panic-attack. Dan bersama kamu, sederhana berubah makna. Saya menyukai kebersamaan kita ; walau sering berdebat tak berkesudahan, kita tetap mampu mendapat jalan. Saya menyukai kebersamaan kita ; meski kamu seringnya drama dan… Continue reading Untuk Menjadi Sederhana (Lagi)

Anything

Tipe Kekasih Dambaan (Day 1 @KampusFiksi Writing Challenge)Β 

Berbicara soal kekasih idaman, saya tidak punya kemutlakan khusus bagi dia yang (harapannya) bisa berada disisi. Tapi memang, ada beberapa hal yang menjadi ‘mimpi’ karena masalah pendamping (terkadang) merupakan cerminan diri.  Saya tidak meminta banyak. Saya hanya mendambakan pria yang bisa membuat saya tertawa karena stok leluconnya yang seakan tak pernah habis, di kala semangat… Continue reading Tipe Kekasih Dambaan (Day 1 @KampusFiksi Writing Challenge)Β 

Cerita Hati

Surat Terbuka bagi Mereka Pejuang LDR

Sebelum kalian, para netter dan atau blogger, kecewa dengan postingan gue ini, mungkin ada baiknya sedikit warning yaa :  Postingan gue kali ini didedikasikan KHUSUS untuk mereka yang senasib sama gue. Jadi kalo kalian merasa ga senasib, mending gausah baca deh. Tapi kalo ga keberatan ya, sumonggo mawon~~ πŸ€—  ❇❇❇❇❇❇❇❇❇❇❇❇❇❇❇❇❇ Surat ini diawali dengan kisah… Continue reading Surat Terbuka bagi Mereka Pejuang LDR

Cerita Hati

Disudut Koridor (Day 9 @KampusFiksi Writing Challenge)

Teruntuk laki-laki yang berhasil menyembuhkan patahku dengan segala kelakuan ‘ajaibnya’… Semua ini awalnya berat. kamu yang tak terbiasa menjalani hubungan berjarak, dan aku yang tak berpengalaman menghadapi pria ‘muda’.  Tapi kemudian kita berkompromi ; jarak semestinya ditengahi, bukan dimusuhi. kita menyepakati satu hal : hubungan ini harus kuat, jangan justru menjadi sekat.  Dari awal aku… Continue reading Disudut Koridor (Day 9 @KampusFiksi Writing Challenge)